Bidang Penelitian
Penelitian & Inovasi
Program Studi Teknik Mesin UNPAM terus mengembangkan budaya penelitian dan inovasi yang berorientasi pada kemajuan teknologi, keberlanjutan industri, dan solusi rekayasa modern. Kegiatan penelitian tidak hanya diarahkan untuk memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi dunia industri, masyarakat, dan perkembangan teknologi masa depan.
Bidang Penelitian
Penelitian di Teknik Mesin UNPAM berfokus pada pengembangan teknologi, inovasi material, dan sistem energi berkelanjutan yang mendukung kebutuhan industri modern.
Konstruksi
Bidang penelitian konstruksi berfokus pada pengembangan teknik dan teknologi modern dalam sistem konstruksi mekanik yang efisien, aman, dan berkelanjutan. Penelitian mencakup desain struktur, optimalisasi proses konstruksi, manajemen proyek, serta pengembangan solusi rekayasa inovatif untuk kebutuhan industri modern.
Material
Maju
Penelitian material maju difokuskan pada pengembangan dan penerapan material inovatif seperti nanomaterial, material komposit, dan material maju untuk meningkatkan kekuatan, daya tahan, ketahanan korosi, serta performa material dalam berbagai aplikasi industri modern.
Konversi
Energi
Bidang konversi energi berfokus pada pengembangan teknologi energi terbarukan, efisiensi energi, dan sistem energi berkelanjutan yang mencakup sistem termal, teknologi pendingin, pemanfaatan energi terbarukan, serta optimalisasi sistem konversi energi modern.
Roadmap Penelitian
Teknik Mesin 2023–2030
Arah pengembangan penelitian Program Studi Teknik Mesin Universitas Pamulang dalam mendukung teknologi berkelanjutan berbasis Green Building melalui penguatan riset di bidang energi terbarukan, sistem pendingin, material maju, pelapisan logam, serta teknologi tepat guna yang mendukung pembangunan industri modern dan ramah lingkungan.
Kepakaran Dosen
Dosen Teknik Mesin UNPAM memiliki beragam kepakaran yang mendukung pengembangan penelitian, inovasi teknologi, dan penguatan kompetensi akademik di berbagai bidang rekayasa modern.
